Foto Saat Fakta-fakta Pencurian di Rumah Roro Fitria, Sejumlah Perhiasan Raib hingga Kronologi Kejadian

Fakta-fakta Pencurian di Rumah Roro Fitria, Sejumlah Perhiasan Raib hingga Kronologi Kejadian

Roro Fitria kembali tertimpa musibah.

Rumahnya yang terletak di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan dibobol maling pada Rabu (19/9/2018) dini hari.

Kejadian pencurian itu dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Jagakarsa Iptu Sofyan Suri.

Iptu Sofyan Suri mengatakan bahwa asisten rumah tangga Roro yang datang melapor ke Polsek Jagakarsa sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (19/9/2018).

"Benar, tapi belum buat laporan tertulis. Tapi sudah kami cek sih di TKP. Baru melapor secara lisan," kata Iptu Sofyan Suri kepada Kompas.com melalui sambungan telepon.

Dilansir dari Kompas.com dan Tribunnews, Rabu (18/9/2018), berikut kumpulan fakta yang berhasil TribunWow rangkum.

1. Roro Fitria masih mendekam di penjara

Diketahui kasus pencurian ini terjadi ketika Roro Fitria masih mendekam di dalam penjara.

Roro masih harus menjalani proses hukum yang belum selesai karena kasus narkoba.

Saat mengetahui hal ini, tangis Roro langsung pecah.

Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum Roro, Asgar Sjarfi.

2. Sejumlah perhiasan raib

Menurut keterangan Iptu Sofyan Suri yang didapat dari laporan sementara dari asisten rumah tangga (ART) Roro, sejumlah perhiasan emas dan berlian raib.

Perhiasan tersebut tersimpan di sebuah ruangan khusus.

""Ada ruangan khusus punya dia (Roro), tapi bukan kamar dia. Kamar Roro baik-baik aja, enggak ada yang jebol," ujar Sofyan seperti yang dikutip dari Kompas.com.

3. Asisten Rumah Tangga juga jadi korban

Tak hanya perhiasan, barang berharga milik ART Roro juga dicuri.

Satu unit handphone dan uang senilai Rp 500 ribu di dalam dompet milik ART Roro ikut digasak maling.

4. Pencuri masuk dari pintu belakang rumah

Iptu Sofyan Suri mengatakan bahwa diduga maling masuk dari pintu belakang rumah Roro Fitri.

"Maling manjat lewat belakang, lewat tralis, ada tangga di ruangan yang mirip gudang, keluarnya lewat pintu dapur sepertinya. Soalnya tidak terkunci," ujar Sofyan seperti yang dikutip dari Tribunnews.

5. Terjadi pada dini hari

Kejadian pencurian rumah Roro itu diduga terjadi sekitar dini hari, di atas jam dua.

"Perkiraan di atas jam dua. Karena jam satu ada pembantu belum bisa tidur," kata Sofyan.

6. Roro Fitria histeris

Kuasa hukum, Asgar Sjarfi mengatakan bahwa tangis Roro pecah saat mendengar kabar tersebut.

Roro semakin histeris ketika tahu sejumlah perhiasannya raib.

7. Ibunda Roro Fitria di dalam rumah saat pencurian berlangsung

Sofyan Suri juga mengatakan bahwa ibunda Roro berada di dalam rumah saat kejadian pencurian itu berlangsung.

Saat itu, ibunda Roro dan tiga ART baru pulang dari Pengadilan Negeri Jakarta Selatan setelah menghadiri sidang kasus narkoba Roro.

Lalu, mereka sama-sama tidur dalam di kamar ibunda Roro.

Karena kelelahan, salah satu ART menyimpan begitu saja handphone-nya di meja ruang tengah.

"Paginya bangun, dia mau ambil handphone kok enggak ada, sama uang Rp 500.000. Dicari enggak ada, jangan-jangan ada maling," kata Sofyan.

"Dia cek di lantai bawah, enggak ada tanda-tanda kerusakan, enggak ada kebobolan. Naiklah dia ke lantai dua, di gudang, lihat di jendelanya, udah dicongkel. Dari belakang itu manjatnya," tambahnya.

8. Roro langsung minta carikan sekuriti

Karena peristiwa itu, Roro langsung meminta tim kuasa hukumnya untuk mencari sekuriti.

Menurut Asgar, Roro sangat khawatir dengan kondisi ibunya yang sudah sepuh dan sakit-sakitan.

Sedangkan, di kompleks tempat tinggalnya tidak ada tim keamanan yang berjaga. (*)


Source: Tribunnews.com

Previous PostBergelar Mantan Koruptor, Wa Ode...
Next PostJokowi Sowan ke Kediaman Shinta...