Foto Saat Kemendikbud Akan Berlakukan Kebijakan Khusus di Palu

Kemendikbud Akan Berlakukan Kebijakan Khusus di Palu

JAKARTA - Kebijakan khusus pendidikan akan diterapkan di Palu. Seperti jadwal UN yang akan mengikuti kesiapan siswa yang menjadi korban bencana.

Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Hamid Muhammad mengatakan, kebijakan khusus ini akan dikeluarkan sama halnya dengan yang sudah diberikan di Aceh pasca tsunami 14 tahun lalu.



Nanti Mendikbud yang akan mengeluarkan kebijakan itu melalui peraturan menteri atau surat edaran. "Nanti ada (kebijakan khusus). Sama seperti di Aceh. Di Aceh itu kan yang dikeluarkan oleh Balitbang  atau menteri," katanya usai peluncuran Gala Siswa Indonesia di Kemendikbud, Senin (8/10/2018).

Menurutnya, akan ada berbagai kebijakan khusus dan salah satunya ialah jadwal Ujian Nasional (UN). Jika berkaca pada agenda tahun ini, UN pada tingkat SMK berlangsung pada 2-5 April, jenjang SMA pada 9-12 April dan UN SMP pada 23-26 April.

Hamid mengatakan, jadwal UN akan dibuat fleksibel bagi anak didik di Palu. Hal ini berarti mereka tidak perlu mengikuti jadwal UN yang sudah ditetapkan sebelumnya oleh Kemendikbud dan wajib diikuti seluruh pemerintah daerah.

"Mereka ikut UN jika sudah siap, tidak mengikuti jadwal yang ditentukan. Di Aceh kan sama, ketika mereka tidak bisa belajar dan tidak siap, mereka tidak ikut," ungkapnya.

Hamid menerangkan, saat ini proses belajar tetap dijalankan di Palu meski dalam kondisi darurat. Dia mengungkapkan, pada Senin (8/10), SMPN 13 Palu pun sudah mulai beraktivitas. Lalu kalau mereka eksodus ke daerah atau provinsi lain maka dinas pendidikan setempat akan memfasilitasi untuk mencari sekolah lain. Sekolah-sekolah reguler akan membantu mereka bisa mengikuti pelajaran dengan cepat.  

Source: Sindonews.com

Previous PostRatna Sarumpaet Akan Ajukan Permohonan...
Next PostBerkaca dari Tsunami Palu, JK...